RANDOM POSTS!

Mencegah Galau Saat Hubungan Digantungin

Rasa galau adalah sebuah rasa dimana kamu akan mendapatkan kecemasan, kekesalan, kemurungan dan bahkan kesedihan. Semua rasa itu bercampur aduk jadi satu karena masalah yang sedang kamu hadapi. Selain itu galau bisa juga berdampak kurangnya nafsu makan karena setiap hari akan memikirkan kegalauan dari pada menu makanan, meski sebagian orang justru ada yang sebaliknya.



Digantungin adalah sebuah keadaan dimana iya tapi tidak, tidak tapi juga seperti iya. Nah loh bingungkan? Kalau bingung berarti kamu sudah tau gimana rasanya digantungin kayak apa! Apa lagi buat orang-orang disekitar kamu yang selalu memberi harapan-harapan palsu. 

Berikut cara mencegah rasa galau jika kamu digantungin:

Ajak Bicara & Cari Solusi 
Hubungan asmara ada kalanya mengalami masalah, bila pacar/gebetan kamu menggantungkan hubungan sebaiknya ajak bicara dan cari-cari solusi terbaik. Jika tetap digantungkan lebih baik sebelum diputuskan/dikatakan kamu lebih baik mencari gebetan yang baru! Jika kamu galau gara-gara gebetan sebaiknya sebelum dia memberikan PHP kamu udah harus sok cuek dan jual mahal biar si dia tambah penasaran.  

Perbanyak Koneksi 
Nah buat kamu yang masih galau gara-gara status yang masih gantung. Daripada depresi coba perbanyak koneksi. Karena koneksi sosial dan depresi , sama-sama memiliki peranan yang sama dengan hubungan asmara. Jadi gak ada salahnya memperluas buat kamu memperluas koneksi sosial dengan banyak orang!  

Refreshing 
Jika kamu masih aja galau gara-gara digantungin coba kamu pergi ketempat-tempat yang bisa merefresh pikiran kamu. Misalnya jalan-jalan ke pantai atau pegunungan, tapi jika kamu merasa terlalu jauh kamu bisa jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau mencari makan ditempat-tempat baru yang unik. Buat kamu yang butuh refreshing ingin ke pantai atau ke pegunungan bisa ikut trip-trip dari bosendirumah.com

   Demikian artikel cara Mencegah Galau Saat Hubungan Digantungin diatas, semoga artikel tersebut dapat bermanfaat buat semua.
Tag : ASMARA
Back To Top